Bab 57: Melarikan Diri
“Enam Tapak Dewa Matahari!”
“Mencari mati!”
Melihat si kepala pelayan tua menepukkan telapak tangannya ke arah dirinya, Bei Ming Yu menarik kembali perlindungan lonceng emasnya, lalu mengeluarkan jurus Tapak Agung Vajra Shaolin untuk bertarung dengannya secara langsung.
Aaaah~
Kekuatan seribu jin yang dimiliki Bei Ming Yu, bercampur dengan qi murni bawaan, meledak keluar. Angin dari telapak tangannya meraung, si kepala pelayan tua berteriak memilukan, memegang lengan kanannya yang menampakkan tulang putih yang mengerikan, lalu terlempar menabrak beberapa rak buku hingga tertimbun tumpukan buku, tak jelas apakah ia masih hidup atau mati.
Bei Ming Yu berbalik menatap pelayan satu lengan, menyeringai sambil mendekatinya, berkata, “Katakan padaku, di mana semua kitab rahasia seni bela diri disimpan?”
Pelayan satu lengan mundur dua langkah, menoleh ke tempat si pelayan tua tertimbun, wajahnya memucat. Tiga tahun tak bertemu, bagaimana orang ini bisa jadi sehebat ini?
“Katakan, atau mati!”
Dari luar terdengar suara ledakan bom, Bei Ming Yu memutar lehernya, berkata, “Orang yang kalian tunggu tidak akan datang dalam waktu dekat, sudah pikirkan baik-baik?”
“Di dekat tangga menuju lantai dua.”
Melihat topeng menyeramkan di wajah Bei Ming Yu, pelayan satu lengan merasa seperti kembali ke tiga tahun lalu, saat ia nyaris mati. Ia menunjuk arah yang dimaksud, berharap Bei Ming Yu segera pergi. Soal hukuman dari istana nanti, mungkin masih bisa memohon ampun, tapi jika tidak bicara sekaran