Anak Dewa turun ke kota metropolitan, pada malam itu ia menyelamatkan seorang gadis... dan setelah itu... Aku mungkin tak pernah merasakan gegap gempita masa muda, namun aku tahu, hanya pemenanglah yang berkuasa! Novel penuh semangat dan gairah ini, jangan lupa untuk menambahkannya ke koleksi bacaanmu. Penulis Hiu telah menyelesaikan novel sepanjang dua juta kata berjudul "Kaisar Abadi Terkuat Reinkarnasi di Kota Metropolitan", bagi para sahabat pembaca, bisa langsung bergabung di grup: 132213886.
Kota Qingyun, Vila Keluarga Mu.
Malam telah larut, angin malam berhembus sejuk, sekarang sudah lewat pukul sebelas. Seorang pemuda tiba-tiba bergegas melintasi jalanan yang sunyi.
Pemuda itu mengenakan kaus hitam dan celana jins robek, sekilas tampak seperti gelandangan.
“Syukurlah aku datang tepat waktu, jika tidak, tiga bajingan itu pasti akan mencelakai seorang gadis tak bersalah lagi…” gumam pemuda itu pelan seraya menatap vila di depannya.
Selesai berkata, pemuda itu segera melangkah masuk ke dalam vila.
Gemercik air terdengar dari kamar mandi di dalam vila. Di balik kabut tipis, tampak siluet tubuh wanita yang memikat, lekuk tubuhnya membuat siapa pun yang melihatnya merasa berdebar.
“Aneh, kenapa malam ini perasaanku tidak tenang…,” Mu Lingfei mematikan shower, perlahan membalut tubuh rampingnya dengan handuk.
Mu Lingfei berusia dua puluh dua tahun. Di usia ini, seharusnya ia menikmati kehidupan kampus tanpa beban. Namun, ia sudah menjadi direktur utama sebuah perusahaan yang telah melantai di bursa.
Bukan karena apa-apa, hanya saja keluarga Mu yang besar kini hanya tersisa dirinya dan sang kakek, Mu Tianye.
Namun, malang tak dapat ditolak. Sebulan lalu, Mu Tianye tiba-tiba menghilang. Sejak itu, keadaan keluarga Mu berubah drastis. Banyak rekanan bisnis menolak bekerja sama lagi.
Selama sebulan terakhir, Mu Lingfei benar-benar sibuk hingga kalut, selalu pulang larut malam selepas pukul sebelas.
Setibanya di rumah, hal pertama yang ia lakukan adalah masuk ke kamar mandi, membiarkan air panas menghap